Covid-19 Membawa Berkah


"I can't teach anybody but i can make them think" Socrates.

Salam sejahtera wahai sahabat terkasih, lagi-lagi saya ingin menekankan bahwa karya tulis saya adalah bukan karena saya ingin menggurui siapapun tetapi saya hanya ingin mengingatkan kepada kita semua ( para pembaca) terutama kaum muda yang suka baca-baca untuk kreatif berpikir.

Ungkapan judul tulisan ini " Covid-19 membawa berkah". Ucapan pikiran  ini mungkin dianggap sangat aneh bahkan menjadi kontroversi bagi sebagian orang. Namun saya ingin mengajak saudara semua untuk berpikir manfaat positif dibalik ganasnya virus Corona ini. Dalam teori lingkungan hidup menjelaskan bahwa kalau Bumi tidak beristirahat, maka lapisan ozon akan semakin menipis dan mengakibatkan fatal bagi planet Bumi itu sendiri jika terus dibiarkan. Pertanyaan, apakah kita mau menyelamatkan Bumi sebagai rumah kita ? Semakin seru aktivitas manusia di Bumi ini tanpa ada pandemi ini, pasti membuat seorang akan semakin lama menghindar dan jarang berkumpul bersama keluarga. Tanpa ada pandemi virus Corona, akankah kita selalu giat menjaga kesehatan diri dan membersihkan lingkungan ? Hei bagi anda kaum muda, akankah kamu berpikir kritis dan menjadi advokasi bagi yang lain tanpa pandemi ini ? Akankah kamu beralih mencari pengalaman lebih selain bidang yang kamu kuasai ? Tentunya masih  banyak lagi hal-hal yang bermanfaat bagi manusia dibaliknya kejamnya virus Corona. Kita ketahui virus ini lahir secara tiba-tiba tanpa bisa diprediksi oleh manusia terlebih dahulu dan menyerang kehidupan manusia begitu cepat, hingga banyak manusia merenggut nyawa dan dikuburkan seperti tidak layak atau terhormat. Hal ini sangat sadis dan mesti harus dicegah. Namun Secara pribadi saya ingin merefleksikan bahwa Tuhan pasti memiliki rencana dan rancangan yang baik untuk Bumi ini. Tuhan sedang menyelamatkan Bumi dari tindakan manusia yang tidak mencintai Bumi. So, maukah kita menyelamatkan Bumi dengan cara yang baik ? Mungkin salah satunya adalah kurangi kerakusan, seringlah menolong sesama yang susah, berpikir selalu harapan regenerasi, takut akan Tuhan, lebih rasional dalam melakukan tindakan, dsb. Kita ketahui bahwa kita hidup di dunia ini hanya sementara, artinya hal ini akan berputar seperti roda, setelah kita pasti ada regenerasi dan seterusnya. So, mari kita menyelamatkan Bumi dengan kreatif berpikir karena dengan cara itu kita pasti akan selalu menemukan keindahan dunia. Ini saja dari saya , selanjutnya mari kita mencari cara untuk lebih aktif berpikir. Namun sebelum saya sampaikan ucapan terimakasih diakhir kalimat, ada orang bijak mengatakan " Ada sebuah kotak kehidupan yang isinya adalah konflik, kekacauan dan tantangan. Dan untuk membuka kotak itu sangat sulit dan memiliki konsekuensi besar, Namu kita harus bisa perlahan-lahan membukanya, karena dengan itu kita akan memahami diri kita sendiri "
Terimakasih

#Salam Pro Deo Et Patria
#Salam Jiwa Muda

Comments

Popular posts from this blog

Ceak Hutu ( Mencari Kutu): Ada Unsur Dibalik Gosip

Pelayanan liturgi di Paroki Santu Yakobus, Wangkung