Pelayanan liturgi di Paroki Santu Yakobus, Wangkung


Perhimpunan mahasiswa/i Pendidikan Teologi dari Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, memberikan pelayanan liturgi pada perayaan misa di Paroki Santu Yakobus, Wangkung, Minggu (29/9/19). Misa dipimpin oleh Rm. Agustinus (imam Katolik). "Iman itu harus dihidupkan, salah satu untuk menghidupkan iman yaitu dengan berinisiatif melestarikan lingkungan sekitar dan selalu berbuat baik" kata Rm. Agustinus dalam khotbahnya. "Aturan atau hukum adalah hal kedua dalam hidup kita, tetapi yang paling utama adalah nilai kemanusiaan. Dengan berbuat baik terhadap sesama, berarti kita sudah mewujudkan iman kita secara nyata" Tutur Beliau. Dalam perayaan ini, berbagai macam lantunan lagu yang dinyanyikan dan suara merdu dari para mahasiswa/i ini membuat suasana menjadi menyenangkan dan bermakna. Kokompakan para mahasiswa/i ini selalu di bawah koordinasi Bruder Tomas Runesi, selaku ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) pendidikan teologi. Sebelum memasuki doa atau berkat penutup dari perayaan misa, Ketua Dewan Paroki dan Ketua HMPS Pendidikan Teologi menyampaikan ucapan terimakasih dan permohonan maaf. "Saya atas nama pastor Paroki dan umat Paroki Santu Yakobus, Wangkung menyampaikan terimakasih banyak atas pelayanan liturgi selama 2 Minggu di Paroki kami, dan juga kami mohon maaf jika ada hal-hal yang tidak menyenangkan selama adik-adik mahasiswa berada bersama kami disini " kata ketua Paroki Santu Yakobus, Wangkung. Demikian juga disampaikan oleh Bruder Tomas Runesi (Ketua HMPS pendidikan teologi) ; "saya atasmama mahasiswa/i pendidikan teologi dari Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng mengucapkan terimakasih dan permohonan maaf jika ada tindakan ataupun kata-kata yang tidak berkenan di hati Bapa dan Mama disini, terutama pada saat katekese. Kami sungguh sangat merasakan kebersamaan bersama Bapa dan Mama disini. Ternyata benar apa yang dikatakan oleh salah seorang Dosen kami bahwa Sabda sudah menjadi daging, dan sabda itu sudah kami nikmati bersama Bapa dan Mama disini. Semoga kita selalu menghidupkan iman kita yaitu dengan melestarikan lingkungan sekitar kita". (PH)




Comments

Popular posts from this blog

Ceak Hutu ( Mencari Kutu): Ada Unsur Dibalik Gosip